PADANG GURUN
Hosea 2:13-14
"Sebab itu, sesungguhnya, Aku ini akan membujuk dia, dan membawa dia ke padang gurun, dan berbicara menenangkan hatinya. Aku akan memberikan kepadanya kebun anggurnya dari sana, dan membuat lembah Akhor menjadi pintu pengharapan. Maka dia akan merelakan diri di sana seperti pada masa mudanya, seperti pada waktu dia berangkat keluar dari tanah Mesir."
Bayangkan suasana di padang gurun; kering, panas, berdebu, tak ada harapan hidup, dan sebagainya. Jika kita berada di sana, bagaimana perasaan kita?
Bangsa Israel yang tidak setia kepada Tuhan digambarkan sebagai seorang istri yang bersundal, yang tidak setia pada suaminya; yang menyembah berhala, dan tidak menyadari bahwa semua yang dimilikinya berasal dari Tuhan.
Sedangkan cara Tuhan untuk memulihkan bangsa Israel digambarkan dengan padang gurun. Mengapa Tuhan memakai padang gurun? Padahal tempat itu tidaklah menyenangkan, dan harapan untuk mendapatkan kehidupan sangat kecil.
Jalan Tuhan berbeda dengan jalan manusia. Padang gurun memang tempat terbaik untuk memulihkan keadaan seseorang.
Di padang gurun, kita hanya bisa mengandalkan Tuhan. Tuhan yang memenuhi segala kebutuhan kita di tengah keadaan yang sangat kekurangan. Di padang gurun, kita pun dapat merenungkan; selama ini, dari manakah asalnya semua milik kita? Makanan, pakaian, harta benda, talenta, dan sebagainya.
Padang gurun adalah tempat yang terlihat begitu menyedihkan, tetapi sesungguhnya di sanalah Tuhan menyadarkan kita kembali; dari mana berkat yang kita terima. Sehingga kita tidak tinggi hati dan tetap menjaga kerendahan hati.
Jika Tuhan membawa kita ke padang gurun melalui situasi yang membuat kita merasa malu dan tak berdaya, saat itulah kita harus menyadari dan kembali kepada-Nya.
"Padang gurun adalah tempat untuk mengembalikan kerendahan hati kita dan mengingatkan kita akan kasih mula-mula kita pada Tuhan."
Salam Kasih..
Tuhan memberkati..
No comments:
Post a Comment