Wednesday, 19 June 2013

DAILY BREAD June 19th, 2013

MANUSIA TAK BERPENGERTIAN

Mazmur 49:21
"Manusia, yang dengan segala kegemilangannya tidak mempunyai pengertian, boleh disamakan dengan hewan yang dibinasakan."

Jika direnungkan lebih dalam lagi, ayat singkat ini memiliki makna yang dalam.

Bagaimana bisa, manusia yang diciptakan serupa dengan Allah, dalam Mazmur 49:21 dikatakan bahwa manusia boleh disamakan dengan hewan yang dibinasakan?

Manusia ditugaskan oleh Allah untuk menjaga seluruh isi bumi dan menaklukkannya, juga diberikan kepercayaan untuk menjadi penguasa bumi. Bisa dikatakan bahwa manusia itu kaya, hidup dalam kegemilangan.

Namun yang sering kita lihat dan kita dengar, semakin hari manusia semakin merusak bumi. Mulai dari pemanasan global, musnahnya beberapa jenis flora dan fauna, sampai pada kerusakan moral manusia sendiri.

Inikah yang dinamakan menjaga bumi?

Manakah tanggung jawab manusia atas kepercayaan yang Tuhan berikan?

Manusia sudah diberikan kehidupan yang gemilang oleh Tuhan. Namun karena kurangnya tanggung jawab, manusia, dengan santainya, tidak menggunakan pengertian dan hikmat untuk menjaga titipan dari Tuhan. Dan manusia yang tak menggunakan pengertian juga hikmat, itulah yang boleh disamakan dengan hewan yang dibinasakan.

Sesungguhnya Mazmur 49:21 bukan hanya ditujukan bagi tugas kita, manusia, untuk menjaga bumi. Ayat tersebut menyatakan supaya kita bertanggung jawab atas segala sesuatu yang Tuhan percayakan kepada kita.

Jangan terlena atas kegemilangan yang telah Tuhan berikan; karir yang sukses, lingkungan yang baik, dan sebagainya. Jagalah kerendahan hati, jangan sombong lalu kita melupakan dari Siapa kita mendapatkannya dan juga melupakan tanggung jawab kita kepada-Nya.

Ingatlah bahwa segala sesuatu yang ada pada kita semuanya hanyalah titipan dari Tuhan. Jadilah pribadi yang bertanggung jawab dengan senantiasa menggunakan pengertian dan hikmat dari-Nya.

Kita bukanlah manusia yang disamakan dengan hewan yang dibinasakan, tetapi kita adalah manusia yang disamakan dengan anak-anak Allah, yang layak menerima bagian kita, yaitu hidup yang kekal.

Salam Kasih..
Tuhan memberkati..

No comments:

Post a Comment