PENOLONG HIDUP
Mazmur 43:5
"Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!"
Pada ayat ini, pemazmur bertanya kepada jiwanya sendiri; mengapakah dia harus tertekan dan gelisah.
Selama manusia hidup, ia tak bisa luput dari kemanusiawian. Berdasarkan sang pemazmur, dia mencoba untuk meredakan kemanusiawiannya, yaitu rasa tertekan juga gelisah.
Bagaimanakah caranya untuk meredakan dua hal tersebut?
Hanya satu, yaitu berharap kepada Allah. Rasa tertekan dan gelisah dapat muncul karena kurangnya kepercayaan kita kepada Allah, sehingga pengharapan kita pun berkurang kepada-Nya.
Ingatlah bahwa masalah datang bukan dari Tuhan, tapi karena kita yang membuka celah. Oleh sebab itu, ketika kita mengalami krisis iman dan mulai merasa tertekan, gelisah, sesak, dan sebagainya; saat itulah kita harus mengembalikan kepercayaan kita kepada Tuhan.
"Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti." (Mazmur 46:2)
Percayalah dan berharaplah kepada Tuhan, sebab Dia yang memelihara kehidupan kita. Apapun persoalan kita, hanya Dia yang mampu menolong kita.
Selamat malam..
Selamat beristirahat dalam lingkupan kasih-Nya..
Salam Kasih..
Tuhan memberkati..
No comments:
Post a Comment