Tuesday, 28 May 2013

DAILY BREAD May 28th, 2013

PERANTARA TUHAN

1 Raja-raja 18:37
"Jawablah aku, ya TUHAN, jawablah aku, supaya bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Allah, ya TUHAN, dan Engkaulah yang membuat hati mereka tobat kembali."

Elia menegur bangsa Israel yang berpaling dari Tuhan dan menyembah berhala. Ia pun menantang 450 nabi-nabi Baal dengan mempersembahkan korban bakaran dan membiarkan allah pujaan mereka yang menyalakan apinya.

Para nabi Baal tak mampu menyalakan api untuk korban bakaran mereka. Lama mereka berusaha tapi tak datang juga api dari allah yang mereka sembah. Elia mencemooh mereka dan ia pun memberikan korban bakaran bagi Allah. Meski seorang diri, ia memiliki Tuhan, Sang Pencipta Semesta. Korban bakaran serta kayu bakaran telah disiram air tiga kali, namun api dari Tuhan menghabiskan korban bakaran Elia, bahkan sisa air siraman di parit sekeliling korban bakaran pun kering tak bersisa.

Umat Israel yang melihatnya pun dengan segera memuji keagungan Tuhan. Para nabi Baal pun ditangkap dan disembelih.

Dari salah satu kisah Elia ini, kita dapat melihat betapa Tuhan sungguh amat besar dan tak ada satupun yang dapat menandingi-Nya. Elia dipakai Tuhan untuk menjadi perantara-Nya.

Elia yang seorang diri melawan 450 nabi Baal; sedikit atau banyaknya pengikut Tuhan tak menentukan kuasa Tuhan. Meski seorang diri, Elia memiliki Tuhan yang sangat dahsyat. Oleh sebab itu ia tidak takut dan tidak gentar.

Kayu dan korban bakaran telah basah karena air, pastilah sulit untuk membakarnya. Namun dengan mudah Tuhan menghabiskannya dalam.waktu sekejap; tak ada yang mustahil bagi Tuhan.

Dengan keyakinan penuh kepada Tuhan Allah, Elia mampu membawa bangsa Israel untuk bertobat.

Layaknya Elia; maukah kita menjadi perantara Tuhan:

*) meski kita sendiri?
Karena sesungguhnya kita tak pernah benar-benar sendiri.

*) meski keadaan di depan mata terlihat mustahil?
Karena bagi Tuhan tak ada yang mustahil.

"Jadilah perantara Tuhan yang tak ragu akan kuasa-Nya dan tak pernah gentar apapun kondisinya."

Salam Kasih..
Tuhan memberkati..

No comments:

Post a Comment