HAK DAN KEWAJIBAN
Yesaya 49:4
"Tetapi aku berkata: "Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna; namun, hakku terjamin pada TUHAN dan upahku pada Allahku.""
Nabi Yesaya berkata bahwa dia telah menyia-nyiakan kesempatan yang Tuhan beri--dia telah melalaikan kewajibannya. Namun meski begitu, Tuhan telah menjamin haknya dan upahnya ada padaNya.
Begitupun dengan Yesus. Dia telah menyatakan bahwa Dia adalah Anak; Dia ada dalam Bapa dan Bapa ada dalam Dia (Yoh 14:11a). Sudah sewajarnya Dia melaksanakan kewajibanNya sebagai seorang Anak karena Bapa telah memberikan hak Anak kepadaNya. KewajibanNya adalah menyelamatkan umat manusia dengan mengorbankan diriNya, sehingga Dia bisa mendapatkan hakNya untuk berada di sisi Bapa selama-lamanya.
Dengan pengorbanan Yesus, kita telah diangkat menjadi anak-anakNya. Kewajiban kita adalah menyelamatkan jiwa-jiwa yang tersesat. Kita pun harus mengikuti jejak Yesus yang setia memikul salibNya sampai wafat di kayu salib. Sampai kapanpun kita tidak bisa melakukan apa yang diakukan oleh Yesus, namun kita dapat melakukan yang terbaik dalam perjalanan kita. Percayalah, Yesus telah menyiapkan tempat untuk kita di Kerajaan Allah yang kekal.
Hak kita telah dijamin olehNya. Maukah kita melaksanakan kewajiban kita?
Selamat pagi..
Tuhan memberkati..
No comments:
Post a Comment